Kamis, 29 Oktober 2020

DEGREE OF COMPARISON

 A.     The Degrees of Comparison (Tingkatan Perbandingan)

 The Degrees of Comparison (tingkat perbandingan) adalah istilah dalam bahasa inggris yang merupakan tingkat-tingkat perbandingan pada kata sifat (Adjectives). Adapun berdasarkan tingkatannya, The Degrees of Comparison dibagi menjadi 3 jenis:

 1.             Positive degree. (Tingkat positif / biasa)

Positive Degree digunakan untuk membandingkan dua benda atau orang yang tingkatannya sama, baik sifat, bentuk atau bagian lainnya.

     Formulas:

as + positive + as

no less + positive + than

not more + positive + than

      Contoh:                                

She is as beautiful as her sister.

(Artinya: Dia secantik saudara perempuannya)

 

She is no less beautiful than her sister.

(Artinya: Dia sama cantiknya dengan saudara perempuannya)

 

She is not more beautiful than her sister.

(Artinya: Dia tidak lebih cantik daripada saudara perempuannya = berarti sama cantiknya)

 

Dan untuk bentuk kalimat negatifnya dapat menggunakan rumus berikut:

 

not + as + positive + as

       Contoh:

She is not as beautiful as her sister

(Artinya: Dia tidak secantik saudara perempuannya)

 

2.      Comparative degree. (Tingkat perbandingan / lebih)

Comparative Degree digunakan untuk membandingkan dua benda atau orang yang berbeda. Atau dengan kata lain digunakan untuk menyatakan bahwa sesuatu benda atau orang itu mempunyai sifat lebih dibandingkan yang lain.

 Formula:

Comparative + than

             

Contoh:

My house is bigger than his house.

(Artinya: rumah saya lebih besar daripada rumahnya)

 

3.      Superlative degree. (Tingkat terbaik/ paling)

Superlative Degree digunakan untuk menyatakan bahwa seseorang atau suatu benda mempunyai sifat melebihi atau mengungguli dibandingkan yang lainnya. Pada umumnya digunakan untuk membandingkan tiga benda atau lebih.

 Formulas:

the + superlative + nouns + in

the + superlative + of

the + superlative + noun

Contoh:

He is the funniest student in this class.

(Artinya: Dia adalah murid paling lucu di kelas)

 

She is the most beautiful of all the girls.

(Artinya: Dia adalah wanita paling cantik diantara semua wanita)

 

This is the most expensive car.

(Artinya: Ini adalah mobil paling mahal)

 

B.      Cara membentuk The Degree of Comparison

 1.      Kata Sifat (Adjectives) yang terdiri atas satu suku kata, hanya ditambah dengan akhiran –er dan –est.

Positive

Comparative

Superlative

cheap

cheaper

cheapest

great

greater

greatest

tall

taller

tallest

high

higher

highest

small

smaller

smallest

short

shorter

shortest

long

longer

longest

fast

faster

fastest

loud

louder

loudest

low

lower

lowest

old

older

oldest

strong

stronger

strongest

young

younger

youngest

2.      Kata sifat yang terdiri dari satu suku kata dan berakhiran dengan satu huruf mati (Konsonan) yang diawali dengan huruf (Vokal), ditambah dengan akhiran –er dan –est. Satu huruf mati terakhir digandakan.

Positive

Comparative

Superlative

big

bigger

biggest

wet

wetter

wettest

hot

hotter

hottest

fat

fatter

fattest

thin

thinner

thinnest

 

3.      Kata sifat (Adjective) yang berakhiran dengan huruf –y dan diawali satu atau dua huruf mati, maka –y diganti dengan –i dan kemudian ditambah –er atau -est.

Positive

Comparative

Superlative

happy

happier

happiest

lucky

luckier

luckiest

pretty

prettier

prettiest

lazy

lazier

laziest

busy

busier

busiest

crazy

crazier

craziest

dry

drier

driest

easy

easier

easiest

lovely

lovelier

loveliest

funny

funnier

funniest

4.   Kata sifat yang berakhiran dengan huruf –y dan sebelumnya diawali dengan huruf hidup (Vokal) juga, maka huruf –y tidak mengalami perubahan dan langsung ditambah –er atau –est.

Positive

Comparative

Superlative

grey

greyer

greyest

lay

layer

layest

5.      Kata sifat yang terdiri atas dua suku kata dan berakhiran dengan –er atau –ow langsung ditambah –er atau -est.

Positive

Comparative

Superlative

clever

cleverer

cleverest

shallow

shallower

shallowest

slow

slower

slowest

6.      Kata sifat yang terdiri atas dua suku kata yang berakhiran dengan huruf –e, maka hanya ditambah           dengan –r atau –st saja.

Positive

Comparative

Superlative

wise

wiser

wisest

polite

politer

politest

brave

braver

bravest

large

larger

largest

nice

nicer

nicest

wide

wider

widest

complete

completer

completest

simple

simpler

simplest

7.    Kata sifat yang terdiri atas dua suku kata, akan tetapi tekanan pengucapannya jatuh pada suku kata pertama, tidak ditambah –er dan –est tetapi ditambah dengan more dan most.

Positive

Comparative

Superlative

famous

more famous

most famous

nervous

more nervous

most nervous

charming

more charming

most charming


8.      Kata sifat yang terdiri atas tiga suku kata atau lebih, langsung ditambah dengan more atau most

Positive

Comparative

Superlative

careful

more careful

most careful

careless

more careless

most careless

useful

more useful

most useful

useless

more useless

most useless

readable

more readable

most readable

terrible

more terrible

most terrible

difficult

more difficult

most difficult

diligent

more diligent

most diligent

different

more different

most different

9.  Ada beberapa Kata Sifat (Adjective) yang bentuk Comparative (Lebih) maupun Superlative (Paling)-nya tidak mengikuti aturan seperti yang telah ditetapkan di atas, perhatikan tabel di bawah ini.

Positive

Comparative

Superlative

bad

worse

worst

ill

worse

worst

evil

worse

worst

good

better

best

many

more

most

much

more

most

a little

less

least

little

littler

littlest

late

later

later

last

latest

old

older

elder

oldest

eldest

far

farther

further

farthest

furthest

a few

less

least

few

fewer

fewest

hind

hinder

hindmost


CATATAN

Older dan oldest digunakan untuk orang dan benda, sedangkan elder dan eldest hanya digunakan untuk orang saja.

LATIHAN:

Silahkan kerjakan latihan 1 klik disini

CARDINAL AND ORDINAL NUMBER

 1. CARDINAL NUMBER

Cardinal number juga disebut bilangan pokok.

Fungsi dari Cardinal Number adalah:
a. untuk menyatakan jumlah
    ex:     x : how many books do you have?
              y : I have three books
b. untuk menyatakan nomor rumah, halaman buku, telepon dsb
    ex:     x : what is your phone number?
              y : my phone number is 3011428 (three zero one one four two eight)

 

2. ORDINAL NUMBER

Ordinal number disebut juga bilangan bertingkat
Fungsi dari Ordinal number adalah:
a. untuk menyatakan angka urutan
    example:
    x : what number are you in your family?
    y : I am the first of eight
b. untuk menyatakan tanggal
    example:
    Friday, 27th May 1988
    Saturday, 23rd November 1987

Perbedaan Cardinal dan Ordinal Number

Cardinal numbers

Ordinal numbers

0

oh, zero, nil, love, nought *

---

1

one

1st

first

2

two

2nd

second

3

three

3rd

third

4

four

4th

fourth

5

five

5th

fifth

6

six

6th

sixth

7

seven

7th

seventh

8

eight

8th

eighth

9

nine

9th

ninth

10

ten

10th

tenth

11

eleven

11th

eleventh

12

twelve

12th

twelfth

13

thirteen

13th

thirteenth

14

fourteen

14th

fourteenth

15

fifteen

15th

fifteenth

16

sixteen

16th

sixteenth

17

seventeen

17th

seventeenth

18

eighteen

18th

eighteenth

19

nineteen

19th

nineteenth

20

twenty

20th

twentieth

21

twenty-one

21st

twenty-first

30

thirty

30th

thirtieth

40

forty

 40th

fourtith

50

fifty

 50th

fifthith

60

sixty

 100th

One hundredth

70

seventy

 

 

80

eighty

 

 

90

ninety

 

 

100

a/one hundred

 

 

1,000

a/one thousand

 

 

10,000

ten thousand

 

 

100,000

a/one hundred thousand

 

 

1,000,000

a/one million

 

 

1,000,000,000

a/one billion

 

 


FUNGSI LAIN CARDINAL NUMBERS

 a. Pecahan

Bilangan pecahan disebut fraction dalam bahasa inggris. Ordinal fraction adalah pecahan biasa dan decimal dibaca dengan ordinal number.

½           = a half, atau one second

1/3         = one third atau third

1/8         = one eight, atau an eight

2/3         = two third

¼             = one forth atau a quarter

¾             = three forth atau three quarter

5/7         = five seventh

1 5/9      = one and five ninth

 

Kata per untuk pecahan yang kompleks dinyatakan dengan kata over

318/928    = three hundred and eighteen over nine hundred and twenty eight


b. Decimal

Angka pecahan decimal dibaca dengan angka terpisah, kita menggunakan kata point untuk membaca tanda titik (.) Ingat pecahan decimal dalam bahasa inggris tidak menggunakan koma (,) seperti dalam bahasa Indonesia.

0.5          = point five/nought point five/zero point five

0.7          = point seven

1.275     = one point two seven five

1.5          = one point five

3.25        = three point two five

 

c. Pangkat

Cara membaca perpangkatan adalah dengan menyebutkan angka yang dipangkatkan dalam cardinal number di ikuti kata to dan kemudian menyebut angka pemangkat dalam ordinary number yang diawali kata the dan diikuti kata power.

82            = eight to the second power is 64

53            = five to third power is 125

7821        = seventy-eight to the twenty first power is…..

Ungkapan dipangkatkan adalah raise to a power

Dipangkatkan delapan   = rise to the eighth power

 Akar

Akar pangkat dua             = the square root

Akar pangkat tiga             = the cubic root, atau cube root

= 12 = the square root of 144 is 12

= 15 = the square root of 255 is 15

 

 d. Penambahan

Penambahan atau addition yang di lambangkan dengan + dapat di ungkapkan dengan tiga cara yakni plus, and dan added by

2+2= 4     = two plus two is four/two and two is four/two added by two is four

Sementara angka-angka yang panjang dan banyak lebih lazim di pergunakan plus atau added by              

 Kata sama dengan yang di lambangkan dengan = untuk proses penambahan dinyatakan dengan is atau equals.


e. Pengurangan

Pengurangan atau substraction yang di lambangkan dengan (-) dapat di ungkapkan dengan tiga cara pembacaan yakni from, take away, atau minus. Kata from dan take away untuk – biasanya hanya untuk angka-angka yang pendek atau sedikit, sementara angka-angka yang panjang atau banyak lebih lazim digunakan minus

7 – 4 = 3        = four from seven is/leaves three, atau seven take away four is/leaves three.

Kata sama dengan yang dilambangkan dengan =  untuk proses pengurangan dengan kata take away dan from dinyatakan dengan is atau leaves; sementara untuk pengurangan dengan kata minus dinyatakan dengan kata equals


f. Perkalian

Perkalian atau multiplication yang di lambangkan dengan x, untuk angka-angka yang pendek atau sedikit dinyatakan dengan penambahan akhiran –s pada angka setelah lambing kali (x)

3 x 4 = 12        = three fours are twelve

6 x 7 = 42        = six sevens are forty-two

Untuk angka-angka yang panjang atau banyak dinyatakan dengan kata times untuk kata kali atau dikalikan, dan makes untuk kata sama dengan.

 17 x 381 = 6447                     

(seventeen times three hundred and eighty-one makes/is six thousand four hundred and forty-seven)

 3x71 = 213                            

(three times seventy-one makes two hundred and thirteen)

Untuk menyatakan satu kali sekian dinyatakan dengan once…

1 x 45 = 45          = once forty-five makes forty-five

 Demikian pula dengan dua kali sekian dinyatakaan dengan twice……

Untuk menyatakan tiga kali, empat kali, lima kali dst. dinyatakan dengan times yang diawali angka bersangkutan.

Dalam bahasa formal, kata kali dinyatakan dengan multiplied by dan kata sama dengan dinyatakan dengan equals.

17 x 381 =6447     

(seventeen multiplied by three hundred eighty-one equals six thousand four hundred forty-seven)


g. Pembagian 

Pembagian atau division yang di lambangkan dengan ( : ) lazimnya menggunakan kata divided by untuk menyatakan dibagi dan equals untuk menyatakan sama dengan.

9 : 3 = 3               = nine divided by three equals three

261 : 9 = 29         = two hundred and sixty-one divided by nine equals twenty-nine

Untuk angka-angka yang pendek atau sedikit pembagian dapat dinyatakan dengan angka pembagi into angka yang di bagi goes hasil bagi.

9 : 3 = 3               = three into nine goes three

40 : 4 = 10           = four into forty goes ten 

KI dan KD Mata Pelajaran Bahasa Inggris SMK Khusus Covid-19

Silahkan unduh KI dan KD Bahasa Inggris SMK Khusus Pandemi Covid-19. Semoga bermanfaat..

KI dan KD Bahasa Inggris Kelas X SMK Klik disini

KI dan KD Bahasa Inggris Kelas XI SMK Klik disini

KI dan KD Bahasa Inggris Kelas XII SMK Klik disini

Senin, 21 September 2020

CONJUNCTIONS

Definisi Conjunctions

Conjunctions adalah bagian kata yang digunakan untuk menghubungkan / menggabungkan kata, phrase, atau kalimat. 

Jenis-jenis Conjunctions

Conjunctions dibagi menjadi beberapa jenis dengan fungsi dan kegunaaan yang berbeda. Sebelum kita membahas lebih lanjut mengenai conjunctions, mari kita lihat tabel berikut:



1. Coordinating Conjunctions

Coordinating Conjunctions digunakan untuk menghubungkan atau menggabungkan kata, phrase atau kalimat yang mempunyai tingkatan sama.
Coordinating Conjunctions terdiri dari FANBOYS : For, And, Nor, But, Or, Yet, dan So.


2. Subordinating Conjunctions

Subordinating Conjunctions digunakan untuk menggabungkan atau menghubungkan anak kalimat dan ibu kalimat atau kalimat utama dan kalimat pendukung.
Subordinating Conjunctions terdiri antara lain: because, since, as, although, though, while, whereas dan banyak lainnya.


contoh :
- Before he leaves, make sure his room is clean.
- I drank a glass of water because I was thirsty. Because I was thirsty, I drank a glass of water. 

3. Correlative Conjunctions

Correlative Conjunction adalah sepasang conjuncton yang bekerja bersama dan digunakan untuk menggabungkan kalimat yang menyatakan sebab-akibat.
Correlative Conjunction terdiri dari either/or, neither/nor, and not only/but also.



Demikian materi Conjunctions ini, Semoga bermanfaat....


SIMPLE PAS TENSE VS PRESENT PERFECT TENSE

  Simple Past Tense Gunakan  Simple Past Tense  untuk menyatakan kejadian yang terjadi dan berakhir/selesai dilakukan di waktu lampau pada...